4 Aturan Rahasia Mengatur Uang Yang Jarang Diajarkan Orang Lain
Banyak orang sudah hafal teori dasar keuangan, sudah tahu cara menabung, sudah paham beda antara kebutuhan dan keinginan, bahkan sudah teliti mencatat setiap rupiah yang keluar masuk. Namun nyatanya, tetap saja terasa sangat sulit untuk benar-benar bisa mengumpulkan uang dalam jumlah yang berarti. Seringkali merasa penghasilan cepat habis begitu saja, dan sampai kapanpun seolah tidak pernah memiliki simpanan yang cukup untuk keperluan besar atau masa depan. Ternyata ada hal-hal penting lain yang sangat jarang dibahas atau diajarkan kepada orang banyak, padahal inilah kunci sebenarnya supaya uang bisa benar-benar terkumpul tanpa harus menyiksa diri menahan diri berlebihan sampai merasa sengsara.
Berikut adalah rahasia sederhana namun sangat ampuh tersebut:
1. Aturan 24 Jam Untuk Segala Keinginan
Ini adalah cara paling ampuh yang hampir tidak pernah disarankan orang lain, namun terbukti paling efektif menyelamatkan uang dari pengeluaran yang tidak perlu.
- Kalau keinginan membeli barang harganya di bawah 50 ribu rupiah: wajib tunggu dulu selama 24 jam penuh sebelum memutuskan apakah jadi membeli atau tidak
- Kalau harganya di atas 100 ribu rupiah: berikan jeda waktu minimal 3 hari agar pikiran bisa lebih tenang
- Kalau barang yang diinginkan bernilai cukup besar atau mahal: tunda pembelian sampai satu minggu penuh
- Kalau setelah waktu tunggu itu berlalu keinginan masih sama kuatnya, dan memang masuk akal untuk membelinya, barulah boleh pertimbangkan untuk membelinya
Faktanya lebih dari 80 persen keinginan membeli itu sifatnya hanya muncul sesaat saja karena suasana hati yang sedang senang, sedih, lelah, atau sekadar tergiur pandangan mata saja. Kalau diberi jeda waktu, besok atau lusa keinginan yang kuat itu perlahan akan hilang dengan sendirinya begitu saja tanpa perlu kamu paksa menahan diri. Uang yang tadinya hampir pasti habis, otomatis terselamatkan begitu saja tanpa usaha berat.
2. Pisahkan Uang Berdasarkan Wadah Atau Tujuan Nyata
Bukan hanya sekadar mencatat angka di kertas atau melihat angka di layar telepon genggam, tapi buat pembagian uang itu terasa nyata saat berada di tangan.
- Begitu menerima uang penghasilan, langsung bagi ke dalam amplop terpisah, dompet berbeda, atau rekening terpisah yang sudah diberi tulisan tujuan masing-masing dengan jelas
- Misalnya: satu wadah khusus membayar kewajiban bulanan, satu untuk kebutuhan makan sehari-hari, satu khusus tabungan dan simpanan, dan sisanya baru dialokasikan untuk keinginan tambahan
- Kalau wadah khusus makan sudah habis di pertengahan jalan, berarti tidak boleh mengambil dari bagian lain untuk menambah belanja makanan bulan itu, harus mulai berhemat sampai gajian berikutnya
- Tanamkan dalam pikiran dengan teguh: jangan pernah berani mengambil uang dari wadah yang tujuannya lain sekadar untuk keinginan sesaat
Melihat jumlah uang yang tersisa secara fisik dan nyata di depan mata, jauh lebih ampuh mengendalikan diri daripada hanya melihat angka yang berubah di layar yang terasa tidak begitu berarti.
3. Jangan Pernah Hitung Sisa Uang, Hitung Sisa Hari
Ini adalah kesalahan terbesar yang dilakukan hampir semua orang tanpa sadar, yang perlahan membuat uang cepat habis tanpa disadari.
- Banyak orang melihat sisa uang di tangan lalu berpikir santai: "wah masih ada sisa sekian ribu, masih aman kok bisa beli ini itu sedikit lagi"
- Ubah kebiasaan itu sepenuhnya: hitung berapa hari lagi tepatnya sampai waktunya menerima penghasilan berikutnya
- Lalu bagilah rata jumlah sisa uang yang ada dengan jumlah hari yang masih harus dilewati sampai penghasilan masuk lagi
- Kalau hasil rata-ratanya sangat pas-pasan bahkan kurang, berarti harus jauh lebih berhati-hati dan menahan pengeluaran yang tidak terlalu mendesak
Dengan begini kamu jadi benar-benar sadar betapa berharganya setiap lembar uang yang masih ada di tangan, sehingga tidak sembarangan mengeluarkannya untuk hal yang kurang penting.
4. Lupakan Selamanya "Menabung Dari Sisa"
Cara ini sudah terbukti hampir tidak pernah berhasil bagi hampir semua orang di dunia ini.
- Ubah pola pikir sepenuhnya menjadi: "Belanjalah dari sisa setelah menabung", bukan sebaliknya
- Begitu uang baru masuk ke tangan, langsung ambil bagian yang mau disimpan duluan sebelum mengeluarkan uang untuk keperluan apapun juga
- Anggaplah uang tabungan itu memang tidak pernah ada sama sekali, seolah penghasilanmu memang sudah berkurang jumlahnya sejak awal diterima
- Kalau ternyata uang untuk keperluan sehari-hari jadi terasa kurang, kurangi pengeluaran bukan menurunkan jumlah yang sudah disisihkan untuk tabungan
Hanya dengan mengubah urutan langkah ini saja, dampaknya luar biasa besar pada jumlah uang yang lama-kelamaan akan terkumpul.
Kesimpulan
Mengatur keuangan dengan baik bukanlah soal seberapa keras kamu menyiksa diri menahan keinginan, melainkan menggunakan cara yang tepat dan pas dengan sifat asli manusia. Keempat hal ini sangat sederhana sekali, jarang orang membahasnya secara mendalam, tetapi jika dijalani dengan tekun dan konsisten, perubahannya akan sangat terasa nyata dalam waktu singkat. Kamu tidak akan lagi merasa bingung kenapa uang tidak pernah terkumpul, dan perlahan-lahan akan memiliki simpanan yang cukup untuk masa depan dengan tenang.

Posting Komentar